-->

10 Tips Ampuh Memotret Makanan Menjadi Instagramable Ketika Kuliner

Makanan merupakan salah satu daya tarik saat kita sedang berwisata kuliner. Pada saat kita kuliner, pasti terdapat suatu makanan yang khas daerah itu saja. Makanan khas tersebut serasa menjadi sebuah element yang kuat dalam menunjukkan dan memperkenalkan identitas suatu lokasi yang sedang kita kunjungi. Bagi traveler, mencicipi makanan khas di sebuah daerah adalah salah satu keharusan dan selalu masuk dalam daftar to do list


Memotret makan ini sudah menjadi pekerjaan loh sob! Nama pekerjaannya tersebut adalah Food Photography. Food Photography merupakan salah satu jenis fotografi yang menggunakan makanan sebagai objek pemotretan. Pekerjaan ini bisa kalian gambarkan seperti seseorang yang sedang membuat lukisan, dimana semua dimulai dengan sesuatu yang kosong. 

Fotografer makanan yang profesional terbiasa bekerja dengan menyiapkan tata letak dan tata saji terlebih dahulu. Kenapa begitu? Karena dengan kalian mempersiapkan tata letak dan tata saji, sebuah foto tersebut akan lebih enak di pandang, dan pastinya mencuri perhatian orang. Dengan dibantunya dengan lampu studio yang sedemikian rupa untuk memastikan cahaya yang ditangkap oleh kamera akan terlihat alami.

Bagi kalian seorang traveler kalian tidak mungkin membawa perangkat berupa lampu studio bukan? Tenang saja sob, masih ada beberapa cara alternative untuk mendapatkan foto makanan yang tentu saja berkualitas tanpa perlu dipusingkan oleh tata letak dan perangkat fotografi yang komplek lainnya.

Tanpa basa-basi lagi, pandai fotografi akan membagikan tips ampuh memotret makanan agar bisa menghasilkan foto makanan yang keren dan tentu saja berkualitas. 

1. Gunakanlah Cahaya Alami 


Yap, yang pertama kali saya rekomendasikan adalah menggunakan cahaya alami. Kenapa tidak menggunakan flash saja? Karena flash yang tertanam pada kamera tidak bisa diatur kekuatan cahaya yang keluar. Sehingga menimbulkan, cahaya yang akan datang dan terpantul akan berasa sangat keras. Cahaya keras inilah yang akan membuat foto makanan kalian menjadi terlihat tidak alami. 

Tekstur dan warna pada makanan yang tersaji akan hilang ketika kalian menggunakan cahaya flash. Gunakan flash ketika kalian membutuhkan untuk menerangi daerah yang tertutupi oleh bayangan, atau jika kalian memang ingin menggunakan flash, pantulkanlah arah flash tersebut ke media lain seperti dinding, hindari untuk memantulkan cahaya flash ke permukaan piring yang ingin kalian foto.

Pencahayaan yang terbaik adalah cahaya alami, jadi jika kalian ingin memotret makanan di sebuah restoran, kalian pilihlah tempat di dekat jendela atau duduklah diluar ruangan namun mendapatkan cahaya matahari langsung. Hindari menggunakan banyak cahaya matahari langsung, karena akan berimbas seperti kalian menggunakan flash. Posisikanlah piring ditempat yang teduh, agar tidak terkena banyak cahaya matahari langsung. Jika kalian beruntung mendapatkan hari yang berawan, saat itulah yang paling pas untuk memotret diluar ruangan, karena cahaya yang datang lembut dan tidak terlalu keras.

2. Makanan yang Gunakan Adalah Makanan yang Masih Panas 


Memotret menggunakan objek makanan yang masih panas, memiliki batas waktu. Batas waktu itulah kalian harus menggunakan waktu sebaik mungkin, jika kalian tidak menggunakan waktu sebaik mungkin, makanan tersebut akan menjadi dingin (tidak panas lagi). Contoh, jika kalian ingin memotret makanan menggunakan objek seperti soto dengan tampilan uap yang masih hangat, kalian bisa mengatur pengaturan kamera kalian sebelumnya dan pastinya kalian membawa perangkat pendukung lainnya. 

Karena jika persiapan kalian yang kalian lakukan sudah tepat, maka kalian akan memperoleh hasil yang memuaskan. Sebagai tambahannya lagi, jika latar belakang yang gelap tidak tersedia pada saat pemotretan, kalian bisa menggunakan cahaya tambahan atau reflector untuk memberikan penerangan yang cukup pada sebuah objek yang akan kalian foto.

3. Gunakan Tripod


Tripod adalah perangkat pendukung untuk menghasilkan foto yang lebih stabil. Perangkat ini sangat membantu ketika kalian hendak melakukan memotret makanan. Dengan adanya tripod ini, kamera kalian akan diletakkan pada sebuah tripod, supaya kamera kalian tidak goyang ataupun tidak stabil. Jika kalian tidak memiliki tripod sebagai gantinya kalian meletakkan kamera Anda pada sebuah dinding atau sesuatu yang bisa menahan kamera kalian. Salah satu alat ini merupakan alat yang sangat membantu kalian dalam bidang fotografi. Kenapa begitu sob? Karena dengan bantuan alat ini, tangan kalian akan benar-benar bebas untuk menentukan gaya hidangan Anda.

4. Buatlah Tata Letak yang Sederhana


Dengan kalian menggunakan tata letak yang sederhana, akan mudah untuk mencuri perhatian dari foto makanan kalian. Apalagi food photography tokoh utamanya adalah hidangan makanan. Oleh sebab itu, kalian harus hindari memasukan berbagai macam benda atau properti ke dalam komposisi foto makanan kalian. 

Jika kalian ingin menambahkan benda lain ke dalam foto kalian, Seperti minuman atau makanan lainnya. Pastikan kalian memperlakukan objek tersebut bukan seperti hidangan utama ya sob! 

Kalian bisa menggunakan bukaan yang besar pada lensa kalian untuk membuat tampilan selain hidangan utama menjadi terlihat kabur (blur/bokeh), sehingga tidak mengurangi perhatian terhadap hidangan utama.

5. Kapan Harus Tau Menggunakan Portrait atau Landscape


Anda harus berhati-hati dengan komposisi dua format ini. Kebanyakan foto makanan yang dibuat dengan format portrait akan lebih mudah memunculkan dimensi. Namun untuk mengasah skill kalian, potretlah makan dengan dua format tersebut, baik portrait maupun landscape. Bila kalian ingin menjadi lebih praktis, letakkanlah hidangan utama di tengah-tengah frame foto, sehingga kalian hanya perlu melakukan cropping terhadap foto makan tersebut. 

6. Gunakan Sudut Pandang yang Berbeda


Dengan menggunakan sudut pengambilan yang sejajar dengan mata, akan terlihat dimensi dan juga latar belakangnya. Mengambil foto makan dari atas memang bisa membuat makanan dan piring menjadi terlihat simetris antara kiri dan kanan. Namun, jika kalian menggunakan sudut pandang dari atas makanan, akan berkesan menjadi datar dan kurang menarik. 

Cobalah kalian menggunakan sudut pandang yang lain, semisal dari sudut yang sama dengan mata kalian. Dengan mengambil foto makanan dari sudut mata kalian, latar belakang dari makanan Anda juga bisa kalian jadikan penguat foto makanan tersebut. Dengan kalian mencoba dari sudut pandang yang berbeda, akan membuat kalian untuk mengasah skill yang kalian punyai.

7. Pertahankan Warna Aslinya


Foto makanan dengan warna yang norak (berlebihan) akan membuat semua foto menjadi lebih mencolok. Namun, bukanlah berarti bahwa kalian tidak bisa mendapatkan gambar yang baik dengan menggabungkan warna yang sudah ada. Terlepas dari fakta tersebut tidak semua tempat dapat menghasilkan foto yang baik dalam pemotretan. Maka dari itu kalian juga perlu memperhatikan komposisi pencahayaan yang akan kalian gunakan dalam menutupi setiap unsur pemotretan yang hilang yang biasanya pula memberikan efek yang signifikan pada setiap gambar.

kombinasi dari macam warna-warna yang sesuai dan tepat dapat meningkatkan kualitas foto kalian. Oleh karena itu, kalian harus memperhatikan perbedaan setiap komponen yang ada dalam setiap makanan dan tempatkan lah hiasan atau alat-alat makanan yang memiliki kontras bagus dengan objek makanan utama kalian.

Sebagai penambahannya, pengaturan komposisi yang tepat dan benar akan membuat daya tarik yang luar biasa pada pekerjaan kalian. Karena itulah, kalian harus bijak dalam menentukan kombinasi warna yang diperlukan.

8. Memperlihatkan Bahan Dasar yang Digunakan


Dengan menambahkan ornamen yang membuat foto menjadi lebih fantastis lagi, kalian boleh menambahkan bahan dasar dari makanan tersebut. Seperti contoh diatas, yoghurt berasa stroberi itu telah ditambahkan ornamen buah stroberi asli sebagai tambahan visual. Dan hasil dari foto tersebut sangat menyenangkan untuk kalian lihat, karena dengan perpaduan warna yoghurt dengan segarnya buah stroberi.

9. Foto Sambil Berinteraksi 


Jika kalian memotret dengan moment dimana ada sebuah aksi yang sedang dilakukan oleh penyaji makanan tersebut. Seperti halnya, memotong pizza, ini bisa menambahkan kesan yang luar biasa pada foto kalian. Kalian juga bisa mencoba memotret aksi sang penyaji seperti mengaduk, memotong, dan lain sebagainya.

10. Lakukanlah Cropping


Foto makanan tidak selalu harus satu piring utuh, kalian bisa memunculkan sebagian piring saja sob! Ketika kalian memotret dengan jarak dekat, cobalah memasukkan ujung piring, sehingga terlihat batas antara makanan, piring, dan meja tempat kalian meletakkan hidangan tersebut.




Mungkin sekian dari artikel mengenai tips ampuh memotret makanan. Kalian bisa mencobanya dengan tips-tips yang telah kami berikan kepada Anda. Jika kalian menggunakan smartphone kalian harus memaksimalkan fitur pada kamera smartphone kalian. Fotografi makanan tidak hanya diawali dengan alat fotografi saja, tetapi kalian harus memiliki pengetahuan dan pengalaman untuk bisa menjadi profesional. Kalian harus sering mengasah skill atau kemampuan kalian agar bisa menjadi apa yang kalian inginkan. Semogaa bermanfaat untuk kalian semuaa!

1 Response to "10 Tips Ampuh Memotret Makanan Menjadi Instagramable Ketika Kuliner "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel